Home » Pendidikan » Perbedaan Peristiwa Membeku dan Mencair

Perbedaan Peristiwa Membeku dan Mencair

Zat dapat berubah wujud dengan cara membeku atau mencair. Namun, apa perbedaan antara membeku dan mencair?

Membeku dan mencair, keduanya adalah peristiwa perubahan wujud zat. Keduanya juga kerap kali terdengar dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah perbedaan peristiwa membeku dan mencair!

Perubahan wujud

Perbedaan peristiwa membeku dan mencair yang pertama adalah perubahan wujudnya. Membeku dan mencair adalah perubahan wujud yang berbanding terbalik.

Membeku adalah perubahan wujud zat dari air menjadi padat. Sedangkan, mencair adalah perubahan wujud zat dari padat menjadi cair.

Perbedaan Peristiwa Membeku dan Mencair

Penyebab

Perbedaan peristiwa membeku dan mencair selanjutnya adalah penyebabnya.

Peristiwa membeku disebabkan oleh penurunan suhu atau pelepasan panas. Sedangkan, peristiwa mencair disebabkan oleh kenaikan suhu atau penambahan panas.

Suatu zat cair akan membeku jika suhunya terus diturunkan atau didinginkan hingga ke titik bekunya. Sedangkan, suatu zat padat akan mencair jika suhunya diturunkan atau dipanaskan hingga ke titik lelehnya.

Jenis reaksi

Peristiwa membeku dan mencair memiliki jenis reaksi yang berbeda. Dilansir https://www.louisvuittonsunglassess.net/ dari Sciencing, membeku adalah reaksi eksotermik sedangkan mencair adalah reaksi endotermik.

Membeku disebut reaksi eksotermik karena melepaskan panas ke lingkungannya. Membuat zat cair mengalami penurunan suhu dan berubah menjadi padat.

Adapun, mencair disebut reaksi endotermik karena menyerap panas dari lingkungannya. Membuat zat padat mengalami kenaikan suhu dan berubah menjadi cair.

Perubahan energi kinetik

Perbedaan peristiwa membeku dan mencair selanjutnya adalah perubahan energi kinetiknya. Dalam peristiwa membeku terjadi penurunan energi kinetik, sedangkan dalam peristiwa mencair terjadi kenaikan energi kinetik.

Energi kinetik suatu zat dapat berubah karena pengaruh panas. Panas memberikan energi kinetik pada partikel-partikel zat.

Peristiwa membeku, melepaskan panas sehingga menurunkan energi kinetik. Sedangkan persitiwa mencair, menaikkan panas sehingga turut menaikkan energi kinetik partikel dalam zat.

Ikatan antar molekul

Perbedaan peristiwa membeku dan mencair yang terakhir adalah ikatan antar molekulnya. Dalam peristiwa membeku, ikatan partikel makin kuat. Sedangkan, dalam peristiwa mencair ikatan partikel makin lemah.

Dilansir dari Chemistry Libretexts, saat zat dipanaskan partikelnya akan bergetar lebih cepat karena molekul menyerap energi kinetik. Getaran partikel yang makin besar, memberikan energi bagi partikel untuk memutuskan ikatan antar molekulnya.

Sehingga, pada peristiwa mencair pamanasan membuat ikatan partikel putus dan zat padat melebur menjadi zat cair.

Sedangkan, pada peristiwa membeku penurunan panas menurunkan energi kinetik molekul. Hal tersebut membuat getaran molekul lebih lemah dan molekul makin terikat satu sama lain. Akibatnya, zat yang awalnya berbentuk cair memadat menjadi zat padat.


Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.